Mengenai Pentatonik | Kritik Saya terhadap Pemahaman Orang2 Mengenainya

Saya beberapa kali melihat orang memahami pentatonik secara aneh. Berikut, saya jabarkan beberapa, beserta kritikan dan pandangan saya.

1. Pentatonik Itu Kategori Besar!

Saya sering melihat orang-orang membicarakan pentatonik seolah-olah seperti sebuah keluarga tangga nada. Sering sekali.

Salah satu yang menunjukkan hal tersebut adalah bagaimana mereka sering menyandingkannya dengan kategori diatonik. Misalnya, cari aja di Google "jenis jenis tangga nada", maka Anda akan menemukan pentatonik disandingkan dengan diatonik secara konsisten antarartikel. Padahal, diatonik itu sebuah keluarga tangga nada spesifik, sedangkan pentatonik berarti "semua tangga nada yang berisi lima nada"!

Penyebab pemahaman ini jelas sederhana karena bias, orang umumnya belajar musik populer yang utamanya menggunakan tangga nada diatonik. Sedangkan, kita cenderung melihat hal diluar dari yang kita familiar secara umum-nya saja, tidak ke detail.

2. Apresiasi terhadap Pentatonik yang Kesannya Maksa.

Saya beberapa kali mendengar orang Barat menyebut pentatonik sebagai harmonis. Anying!... (Berpikir keras karena gak ngerti.) Pertama, pentatonik itu beragam banget! (Jadi ini kembali ke kritikan #1.) Kedua, apa dasarnya juga?! Semua tangga nada jadi tangga nada ya karena harmonis! Entah harmonis dengan banyak konsonansi, atau dengan banyak disonansi yang memang diinginkan, tetep didasarkan pada aturan harmonis. Poin utama yang mendefinisikan tangga nada kan ya set nada terbatas yang harmonis dari kemungkinan nada tak terbatas!

Nilai dari pentatonik sederhana ya rasa. Setiap tangga nada pentatonik memberikan rasa yang khas, bahkan dari tangga nada heptatonik yang mengandungnya. Setiap ada maupun ketiadaan nada itu penting! Misalnya, tangga nada heptatonik kurd ([0, 1, 3, 5, 7, 8, 10]) sangat berbeda dengan pentatonik pelog ([0, 1, 3, 7, 8]), walaupun mengandungnya. Begitupun dengan pentatonik sorog ([0, 1, 5, 7, 8]). Dan yang lebih mengejutkan adalah pelog dan sorog terdengar sangat kontras! (Pelog optimistik, sorog sangat gelap.) Padahal, keduanya secara materiel sama-sama subset dari kurd!